Menilai Pasangan dari Rasio Kopi

KAMU punya pacar atau calon gebetan seorang barista. Lalu dia ingin melamarmu atau menembakmu. Jangan buru-buru “mengiyakan” meski kamu sudah merasa cocok. Tanyakan ini: “Kalau nyeduh kopi main rasio berapa?” Jika dia berkata, “Loh ngapain nanya rasio”, balas keheranan dia dengan, “sudah jawab saja, aku cuman pengen tahu.” Ingat ini rasio saat menyeduh dengan V60 …

Batman-Robin, Sepeda-Kopi

Ada yang bilang, sepeda dan kopi adalah pasangan yang serasi, seperti ikan dan kentang, Starsky dan Hutch, Rizzoli dan Isles, Batman dan Robin. Karena saya bukan peminum kopi kelas berat dan canggih, sehari paling dua cangkir di pagi hari hasil seduhan menggunakan french press, saya skeptis saja. Tapi, sejak di kantor rutin diselenggarakan kegiatan mengopi …

Matematika Kopi

Mari bicara matematika. Bagi banyak orang, bidang yang satu ini kerap menjadi momok. Seringkali perut mulas lebih dulu saat soal-soal matematika, misalnya, disodorkan dalam ujian. Tapi bagi sebagian yang lain, matematika begitu mudah dan mengasyikkan. Bagi saya? Dia sama seperti kopi: menyimpan banyak misteri. Kita, misalnya, tak pernah bisa menduga atau menebak hasil akhir dari …

Dia yang Bertanya Kenang Rasa

Ketika datang ke kedai kopi yang menyediakan seduh manual (manual brew) bersama gebetan (atau kawan-kawan), jangan lupa tanyakan hal ini kepada si barista: “Apa notes kopi ini?” Niscaya, kekerenanmu di mata gebetan akan bertambah. Lalu setelah kalian berdua duduk dan (jika) si gebetan bertanya, “Apa sih notes itu?” Jangan buru-buru menjawab. Tunggu sampai kopi pesanan …

Ilustrasi abum Revolver dan cetakan kopi tumpah

Mengopi Psychedelic

Manakala musikus rock menyeberangi batas-batas imajiner blue note, orang jadi menyadari adanya begitu banyak elemen musikal yang bisa diakomodasi, dengan hasil yang lebih berwarna-warni. Sebagai nada khas musik blues, yang lahir di lingkungan kaum budak kulit hitam di masa awal berdirinya Amerika Serikat, blue note mengekspresikan kecemasan dan kemuraman, pahitnya hidup. Lepas dari kungkungannya, musik …

Eko Punto (kiri) sedang menyeduh kopi dengan V60. (Foto: Hindrawan)

Biarkan Virus Itu Menetap

Medio 2015. Ketika itu saya sudah pensiun tapi masih ditugaskan datang ke kantor untuk menyampaikan evaluasi visual majalah dan koran seminggu dua kali. Bagian Kreatif Tempo, yang ditempati para desainer, periset foto, dan fotografer tempat kerja saya ini berada di ujung rangkaian kerja sebuah majalah berita mingguan. Bagian ini tugasnya menata tulisan yang dikirim bagian …

Banyak Ngopi Banyak Rindunya

Kopi… seperti juga cinta pertama, selalu menyimpan cerita yang sangat membekas. Perkenalan tak resmi saya dengan kopi sebenarnya sudah cukup lama. Adalah almarhum Bapak, pengopi “nyentrik” dan perokok berat yang memperkenalkannya kepada saya di rumah. Nyentrik? Iya, karena beliau hanya mau minum kopi di rumah, secangkir di pagi hari sebelum dinas dan secangkir lagi sore …

Menyeduh

Kopi Newbie

Dalam urusan menikmati kopi, juga menyeduh, saya terhitung newbie. Maklum, belum setahun saya menyukainya. Sebelumnya, selama puluhan tahun, sejak pertama belajar berhitung hingga kini umur hampir habis hitungan, saya “beriman” pada yang lain. Maka untuk mengejar “ketertinggalan”, saya yang baru dapat “hidayah” ini harus banyak belajar. Tapi namanya (menjelang) manula, mana mungkin si kaki ringkih …

Yos Rizal Suriaji

Bedebah Kopi

Jujur, pada mulanya saya membenci kopi. Sejak minum kopi pertama kali di sekolah dasar, lalu jantung berdegup kencang, kemudian keluar keringat dingin, dan mata berkunang-kunang serta badan mulai limbung, tak pernah ada cerita kopi mampir di kehidupan saya. Saya nyaris dibuat klenger oleh si bedebah ini. Ini persis seperti ketika saya juga hampir pingsan oleh …