Tubruk tak Sekadar Tubruk

Meninggalkan kopi tubruk tradisional, yang umumnya bisa didapatkan di sembarang warung, saya beralih ke metode seduh manual dengan menggunakan French press. Secara prinsip, metode ini, ya, tubruk juga. Bedanya ada pada pengepresan bubuk kopi setelah proses ekstraksi dianggap cukup. Pengepresan itu, dilakukan dengan saringan berbahan (umumnya) metal, bertujuan menghalau bubuk kopi ke dasar wadah alat seduh–dan, […]

Pajangan Mahal Bernama Brikka

Tulisan ini dibuat setelah saya frustasi berkali-kali gagal membuat kopi menggunakan moka pot. Padahal, alat pembuat kopi tradisional Italia ini termasuk piranti yang paling mudah digunakan. Tak perlu teknik khusus, tinggal giling kopi, tuang air, dan simpan di atas kompor yang menyala. Kopi pekat yang hampir menyamai espresso akan keluar dengan sendirinya. Rasa penasaran saya […]

Aeropress dan Espresso untuk Pasangan Kamu

URUSAN beli alat kopi bisa jadi “pelik” jika sudah berkeluarga. Setidaknya itu yang saya–sebagai lajang–tangkap dari kawan-kawan #ngopidikantor yang sudah berkeluarga. “Harus mengajukan proposal ke is3 dulu,” begitu kata Praga, salah seorang kawan yang wajahnya mirip Rio Dewanto, ketika sedang membahas apakah perlu membeli Bialeti Brikka. (Ini salah satu tulisan Praga) Kemudian, banyak cara kreatif […]

Bercinta dengan Kopi

Suatu kali, saat sedang mengambil jeda dari pekerjaan dengan melihat-lihat YouTube, mata saya tertumbuk pada video berjudul The Ultimate French Press Technique di antara daftar rekomendasi. Merasa penasaran, saya klik tautannya dan menyaksikan apa sebenarnya yang dijanjikan sebagai “the ultimate” atau yang terbaik itu. Pembicara dalam video, seorang bernama James Hoffman, memaparkan cara menyeduh kopi […]

Kopi Tubruk, Membumikan Kopi Spesialti

Yos Rizal Suriaji, Pemimpin Redaksi ngopidikantor.com memiliki puluhan jenis alat seduh manual di rumahnya. Dari V60, Kalita Wave, hingga entah apa namanya dan apa kelebihannya. Latar belakang militansi Bapak Itu bisa dibaca di salah satu artikelnya: Bedebah Kopi. Bagi yang punya passion dan power seperti Pak Bos kami tersebut, itu bukan hal sulit untuk dilakukan. […]

Mobile Apps yang Kekopian

Smartphone menyediakan app untuk segala kebutuhan. Dari games yang jadi candu hingga app perbankan untuk mengecek sisa gaji yang baru kita terima dua hari lalu. Banyak juga yang kurang penting seperti Places I’ve Pooped, sesuai namanya app itu membantu kita mengingat dan memamerkan di mana saja kita buang hajat. Untungnya app itu gratis, yang harus […]

Mencari Ide Bisnis Kopi

Ignatius Boy Kurniawan, master barista lulusan Amerika Serikat yang juga konsultan bisnis kafe suatu ketika pernah berkata, “Mempelajari kopi itu ujung-ujungnya harus menghasilkan, sayang kalau hanya jadi hobi.” Ucapan anggota Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) itu, terus terang, sangat mengena kepada saya yang sedang panas-panasnya mengulik dunia kopi. Meski niat awal saya belajar soal kopi […]

Memilih Alat Seduh untuk Traveling

Para peminum kopi bermahzab manual brew adalah orang-orang yang secara sukarela dan sengaja menambah satu keribetan dalam hidupnya. Ketika kebanyakan orang ingin serba cepat –termasuk minum kopi– kaum ini malah menolak yang instan-instan. Menimbang kopi, menggiling pakai gilingan manual, merebus air, mencuci saringan kopi, menunggu 30 detik untuk blooming, lalu menuang air pelan-pelan, adalah prosedur […]

Seduh Manual, Mulai dari Mana?

“Terima kasih kepada gerakan Gelombang Ketiga, ketergantungan saya terhadap kafein jadi terlihat seperti hobi keren.” — Anonim Seorang teman, belum lama ini bertanya kepada saya. “Kalau mau mulai belajar (menyeduh) kopi, harus mulai dari mana?” Dia tertarik menekuni kegiatan meracik kopi secara manual ala kaum gelombang ketiga. Untuk memudahkan teman saya memahami dunia perngopian, terutama seduh […]

Affogato Rp 7 Ribu Saja, Mau?

Siapa yang gak  suka affogato? Bahkan penggemar kopi kelas berat pun bakal lumer kalo ditawarin dessert itu. Masalahnya, kadang makanan (atau minuman?) penutup itu harganya lebih mahal ketimbang main couse. Di 1/15, Gandaria misalnya, Campuran espresso dan es krim itu dibanderol Rp 45 ribu. Tapi, siang itu di mini market, saya melihat mesin espresso dengan daftar menu […]