Kecupan Manis Geisha di Festival Kopi Singapura

DUA Geisha menyambut kedatangan saya di Marina Bay Cruise Centre, Singapura, Ahad lalu. Saya menerima tawaran mereka. Yang pertama mengecap saya dengan hentakan rasa yang memenuhi mulut. Yang kedua; tidak kalah kuat. Meski agak tipis tapi menyisakan kenangan sesudahnya. “Mas Lendra, ini grup kopi,” tiba-tiba teringat Mas Ajibon menegur saya. “Bukan stensil.” Oya ding, Pembuka […]

Mencari Jejak Kopi dari Lagu Patah Hati

KAWAN saya yang gondrong, bertampang dukun, tapi suka lagu cinta ujug-ujug berkata, “Lagu patah hati yang hebat itu dibuat oleh musisi yang pernah sakit hati.” Maksud kawan ini kurang lebih: pengalaman sejauh apa si musisi ini tersakiti akan menentukan kualitas musiknya. Kejam. Gara-gara omongannya ini, saya yang malam itu sedang melepas penat setelah tenggat mendadak […]

Dia yang Bertanya Kenang Rasa

Ketika datang ke kedai kopi yang menyediakan seduh manual (manual brew) bersama gebetan (atau kawan-kawan), jangan lupa tanyakan hal ini kepada si barista: “Apa notes kopi ini?” Niscaya, kekerenanmu di mata gebetan akan bertambah. Lalu setelah kalian berdua duduk dan (jika) si gebetan bertanya, “Apa sih notes itu?” Jangan buru-buru menjawab. Tunggu sampai kopi pesanan […]